Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

06 April 2011

Bahasa Indonesia SMA X RPP17




RENCANA PEMBELAJARAN
 Nomor  17

IDENTITAS SEKOLAH,  SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU

NAMA SEKOLAH

MATA PELAJARAN
Bahasa dan Sastra Indonesia

KELAS /SEMESTER
X (sepuluh) / 1 (satu)

PROGRAM


ASPEK PEMBELAJARAN
Membaca

STANDAR KOMPETENSI

Memahami  wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan  cerpen
KOMPETENSI DASAR
Membacakan puisi  dengan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat

INDIKATOR
Membaca  puisi dengan memperhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi
Membahas pembacaan puisi berdasarkan lafal, tekanan, dan intonasi
Memberi saran perbaikan pembacaan puisi yang kurang tepat


ALOKASI WAKTU
 4  x  45 menit ( 2 x pertemuan)


TUJUAN PEMBELAJARAN

TUJUAN

Siswa mampu membaca puisi  dengan memperhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi

MATERI POKOK PEMBELAJARAN
Teks Puisi
Lafal
Tekanan
Intonasi
Jeda
Pemenggalan kata, frasa


METODE PEMBELAJARAN


Presentasi


Diskusi Kelompok


Inquari

v
Tanya Jawab

v
Penugasan

v
Demontrasi /Pemeragaan Model


KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBUKA
(Apersepsi)
Guru menanyakan kepada siswa siapa yang pernah menjuarai lomba baca puisi. Bila ada diminta ke depan kelas untuk mempertunjukkan kebolehannya.
Guru memutarkan VCD rekaman peserta terbaik lomba baca puisi.



INTI
Pertemuan ke-1 (90’)
Siswa diajak untuk menanggapi apa yang  dilakukan peserta lomba /peraga tersebut sehingga penampilannya  bagus.
Guru memutarkan VCD rekaman  peserta lomba baca puisi yang  kurang baik.
Siswa diajak untuk menanggapi dan memberi masukan atas kekurangan-kekurangan yang telah ditampilkan.
Siswa berdiskusi untuk merumuskan teknik dan hal-hal yang harus diperhatikan saat membaca puisi. Hasil diskusi dibacakan di depan kelas
Guru merangkum  dan menyempurnakan hasil diskusi .
Siswa memilih puisi dan berlatih membacakan puisi dalam kelompok.

Pertemuan ke-2 (90’)
Secara bergantian siswa maju ke depan kelas untuk membacakan puisi. Bila memungkinkan guru merekam penampilan setiap siswa.
Sambil menyaksikan penampilan teman, siswa yang lain memberikan penilaian dengan blangko observasi yang telah disiapkan Guru.
Guru memutarkan kembali   VCD (jika ada) rekaman penampilan siswa untuk dievaluasi bersama.
Dengan melihat penampilannya, siswa diminta untuk menilai sendiri apa yang menjadi kekurangan dan kelebihannya.

PENUTUP
(Internalisasi dan  refleksi)

Siswa menjawab soal-soal kuis uji teori untuk mereview konsep-konsep penting  tentang   pembacaan  puisi   yang telah dipelajari
Guru memotivasi siswa untuk semakin  berani mengekespresikan diri dengan   membaca   puisi sehingga kemampuannya   semakin baik.
Siswa   merefleksikan nilai-nilai  serta kecakapan hidup (live skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

 SUMBER BELAJAR

v
Pustaka rujukan
Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanto terbitan ESIS 2007 halaman

Sajal-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air, karya Oyon Sofyan (Editor) terbitah OBOR halaman

Apresiasi Puisi dan Prosa karya Putu Arya Tirtawirya  terbitan   Nusa Indah halaman

v
Material: VCD, kaset, poster
VCD rekaman contoh pembacaan puisi (dalam suatu perlombaan)

Mediacetak dan elektronik


Website internet


Narasumber

v
Model peraga
Siswa di kelas yang berkemampuan baik membaca puisi

Lingkungan
Lingkungan kelas

PENILAIAN




TEKNIK DAN BENTUK
v
Tes  Lisan

Tes Tertulis 
v
Observasi Kinerja/Demontrasi

Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, projek, portofolio
v
Pengukuran Sikap
v
Penilaian diri

INSTRUMEN /SOAL


Perintah/tugas untuk membacakan puisi di depan kelas
Perintah untuk memberikan tanggapan / komentar atas penampilan pembacaan teman.
Daftar pertanyaan tertulis Kuis Uji Teori
RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

 Blangko observasi dan penilaian unjuk kemampuan baca puisi (terlampir di bawah)


No comments: