Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

14 April 2011

Kimia SMA X Silabus 1


KIMIA X SILABUS 1

Silabus


Sekolah                                     : SMA ..............................
Kelas                                          : X (Sepuluh)
Mata Pelajaran                       : KIMIA
1. Standar Kompetensi: 1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia.
Kompetensi Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber  Belajar
Teknik
Bentuk
Instrumen
Contoh Instrumen
1.1 Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron.

Struktur Atom dan Sistem Periodik
·    Mengkaji literatur tentang perkembangan teori atom (di rumah setelah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya).
·    Mengkaji literatur tentang perbedaan nomor atom dan nomor massa.
·    Mengidentifikasi unsur ke dalam isotop, isobar, dan isoton melalui kerja kelompok.


·    Mengkaji tabel periodik unsur untuk menentukan partikel dasar, konfigurasi elektron, dan elektron valensi.

·    Mengkaji literatur tentang perkembangan tabel periodik unsur dalam kerja kelompok.


·    Mengkaji keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron,  dan keelektronegatifan unsur-unsur seperiode dan segolongan berdasarkan data atau grafik dan nomor atom melalui diskusi kelompok.

·    Mengkaji tabel periodik unsur untuk menentukan massa atom relatif.
-      Menjelaskan perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelebihan dan kelemahan masing-masing teori atom.
-      Membedakan nomor atom dan nomor massa.

-      Mengklasifikasikan unsur ke dalam isotop, isobar, dan isoton.


-      Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi.


-      Membandingkan perkembangan tabel periodik unsur untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya.

-      Menganalisis sifat periodik untuk menentukan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan
keelektronegatifan.


-      Menentukan massa atom relatif berdasarkan tabel periodik.

Tes unjuk kerja



Tes tertulis


Tes unjuk kerja



Tes tertulis



Penugasan




Tes tertulis






Tes tertulis

Uji petik kerja produk



Tes Uraian


Tes identifikasi



Tes isian



Tugas rumah




Tes PG






Tes uraian

Buat sketsa struktur atom mulai dari teori atom Dalton sampai model atom Bohr. Beri penjelasan singkat.

Apa perbedaan antara istilah nomor massa dan nomor atom?

Dari 3 pasangan atom-atom berikut ini, tentukan mana yang merupakan isotop,  isobar, dan isoton.

Atom kalium dengan nomor atom 19, mempunyai konfigurasi elektron ....


Buatlah artikel tentang sejarah perkembangan tabel periodik untuk  mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya.

Dari unsur-unsur di bawah ini, yang mempunyai jari-jari atom paling besar adalah ....
a. 1H     b. 3Li     c.11Na      d.19K      e.37Rb



Unsur Li mempunyai massa atom rata-rata 1,15272x10-23 gram. Hitung massa atom relatif unsur Li.


8 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl. 1 (Esis)
h. 41-110, tabel periodik, kartu unsur dan buku referensi yang relevan.
1.2    Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi, dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk.

Ikatan Kimia
·       Menentukan unsur yang dapat melepaskan elektron atau menerima elektron untuk mencapai kestabilan dalam diskusi kelompok.
·       Menggambarkan susunan elektron valensi Lewis melalui diskusi kelas.

·       Membandingkan proses pembentukan ikatan ion dan ikatan kovalen dalam diskusi kelas.
·       Mendiskusikan proses terbentuknya ikatan kovalen koordinat dari beberapa contoh senyawa sederhana.
·       Menjelaskan proses terbentuknya ikatan koordinasi pada beberapa senyawa.

·       Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya dengan keelektronegatifan melalui percobaan.
·       Mengidentifikasi sifat fisik logam dan menghubungkannya dengan proses pembentukan ikatan logam dalam diskusi kelompok di laboratorium.
·       Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannya dengan sifat fisik logam.

-      Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.

-      Menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (oktet dan duplet) dan elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis).
-      Menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion.

-      Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal dan kovalen rangkap.


-      Menjelaskan proses terbentuknya ikatan koordinasi pada beberapa senyawa.

-      Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya dengan keelektronegatifan.
-      Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannya dengan sifat fisik logam.

-      Menghubungkan sifat fisis materi dengan jenis ikatannya.


Tes tertulis




Tes tertulis





Tes tertulis



Tes tertulis




Tes tertulis




Tes unjuk kerja



Tes tertulis





Tes tertulis

Tes uraian




Tes uraian





Tes isian



Tes uraian




Tes uraian




Uji petik kerja produk



Tes uraian





Tes PG

Bagaimana suatu atom unsur dapat mencapai kondisi stabil?



Tentukan konfigurasi elektron gas mulia.




Ikatan kimia yang terbentuk sebagai akibat serah terima elektron antar-atom disebut ....

Mengapa ikatan kovalen cenderung terbentuk antara dua atom non-logam?


Gunakan struktur Lewis untuk menggambarkan pembentukan molukel berikut: PH3, BCl3, CHCl3, dan C2H6.

Eksperimen memahami kepolaran molekul (Kegiatan 4.1 halaman 126)


Mengapa atom-atom logam membentuk ikatan logam, dan bukan ikatan ion atau ikatan kovalen?


Di antara senyawa di bawah ini yang memiliki titik leleh dan titik didih paling tinggi adalah ....
a. HCl                       d. CCl4
b. NaCl                     e. H2O
c. NH3

4 x 40'

Buku Kimia SMA dan MA Jl. 1 (Esis) h.111-146,  buku referensi yang relevan, alat dan bahan praktikum.
















Standar Kompetensi: 2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri).

Kompetensi Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber  Belajar
Teknik
Bentuk
Instrumen
Contoh Instrumen
2.1    Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya.

Rumus Kimia, Tata Nama Senyawa, dan Persamaan Reaksi
·    Menentukan senyawa biner (senyawa ion) yang terbentuk dari tabel kation (golongan utama) dan anion serta memberi namanya dalam diskusi kelompok.
·    Menentukan nama senyawa poliatomik yang terbentuk dari tabel kation (golongan utama dan NH4+) dan anion poliatomik serta memberi namanya dalam diskusi kelompok.

·    Menginformasikan nama beberapa senyawa organik sederhana.


·    Mendiskusikan cara menyetarakan reaksi dan latihan menyetarakan persamaan reaksi.

         Menuliskan nama senyawa biner.




        Menuliskan nama senyawa poliatomik.






       Menuliskan nama senyawa organik sederhana.




       Menyetarakan reaksi sederhana dengan diberikan nama-nama zat yang terlibat dalam reaksi atau sebaliknya.





Tes tertulis





Tes tertulis







Tes tertulis





Tes tertulis

Tes PG





Tes isian







Tes uraian     





Tes uraian

Besi(II) oksida mempunyai rumus kimia ....
 a. Fe3O4         d. Fe3O   
 b. FeO          e. FeO2    
 c. Fe2O3

Nama dari senyawa KMnO4 adalah ....






Tulis nama dari senyawa-senyawa   berikut:
 a. C2H5I
 b. C3H7NH2
 c. CH3COOH

Setarakan persamaan reaksi sederhana berikut:
a. N2(g) + H2(g)  ®    NH3(g)
b. C2H2(g) + O2(g)  ® CO2(g) +
    H2O(l)
c. N2O5(g) + H2O(l)   ®  HNO3(aq)

4 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis)
h. 147-174, dan buku referensi yang relevan.
2.2    Membuktikan dan mengkomunikasikan  berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.
Hukum Dasar Kimia
·       Merancang dan melakukan percobaan untuk membuktikan hukum Lavoisier, dan hukum Proust di laboratorium.
·       Menarik kesimpulan dari data hasil percobaan.

·       Mendiskusikan data percobaan untuk membuktikan hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan hipotesis Avogadro dalam diskusi kelompok di kelas.
·       Menghitung volum gas pereaksi atau hasil reaksi berdasarkan hukum Gay Lussac.



·       Menemukan hubungan antara volum gas dengan jumlah molekulnya yang diukur pada suhu dan tekanan yang sama (hipotesis Avogadro).

·       Diskusi informasi konsep mol dan menghitung jumlah mol, jumlah partikel, massa dan volum gas.




·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi menentukan rumus empiris dan rumus molekul.


·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi menentukan pereaksi pembatas dan banyaknya zat pereaksi atau hasil reaksi.

         Membuktikan Hukum Lavoisier melalui percobaan.

         Membuktikan hukum Proust melalui percobaan.

-       Menganalisis senyawa untuk membuktikan berlakunya hukum kelipatan perbandingan (hukum Dalton).

-      Menganalisis senyawa untuk membuktikan hukum perbandingan volum (hukum Gay Lussac).



-      Menganalisis senyawa untuk membuktikan hipotesis Avogadro.



-      Mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel, massa, dan volum zat.


-      Menentukan rumus empiris dan rumus molekul.


-      Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi.
-      Menentukan banyak zat pereaksi dan hasil reaksi.

Tes unjuk kerja



Tes unjuk kerja


Tes tertulis






Tes tertulis






Tes tertulis





Tes tertulis






Tes tertulis




Tes tertulis

Uji petik kerja produk



Uji petik kerja produk


Tes uraian






Tes uraian






Tes uraian





Tes PG






Tes isian




Tes uraian

Eksperimen membuktikan hukum kekekalan massa
(Kegiatan 6.1 halaman 180).


Eksperimen membuktikan hukum perbandingan tetap
(Kegiatan 6.2 halaman 182).

Sebutkan isi hukum kelipatan perbandingan dari Dalton.





Sebanyak 100 bagian volum gas X terurai menjadi 50 bagian volum gas Y dan 75 volum gas Z. Hitung perbandingan volum dari gas-gas yang terlibat dalam reaksi tersebut.

a. Sebutkam isi hipotesis Avogadro
b. Bagaimana Avogadro berhasil menjelaskan hukum Gay- Lussac

Jumlah mol dari 24,5 gram asam sulfat adalah ....(Ar H = 1; S = 32;
O = 16)
  a. 0,5                                 d. 0,25
  b. 0,05                                 e. 2,5
  c. 0,20

Rumus yang menyatakan jenis dan perbandingan paling sederhana dari atom-atom unsur dalam zat disebut ...

Sebanyak 50 g klorin dioksida direaksikan dengan 10 g air. Persamaan reaksinya diberikan berikut ini.  6ClO2 + 3H2O  ®        5HClO3 + HCl. Tentukan pereaksi pembatasnya dan sisa mol dari pereaksi berlebih di akhir reaksi.


8 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis)
h.175-236, buku referensi yang relevan, alat dan bahan praktikum.


Standar Kompetensi: 3. Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-redukasi.
Kompetensi Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber  Belajar
Teknik
Bentuk
Instrumen
Contoh Instrumen
3.1 Mengidentifikasi sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit berdasarkan data hasil percobaan.

Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit
·       Merancang dan melakukan percobaan untuk mengetahui sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit dalam diskusi kelompok di laboratorium.
·       Menyimpulkan perbedaan sifat dan jenis larutan elektrolit dan non- elektrolit.



·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi menentukan daya hantar listrik larutan elektrolit.


Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
-      Mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan non- elektrolit melalui percobaan.

-      Mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non- elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya.


-      Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik.



-      Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.

Tes unjuk kerja
 



Tes tertulis








Penugasan








Tes tertulis

Uji petik kerja produk




Tes PG








Tugas rumah








Tes uraian

Eksperimen menguji daya hantar listrik larutan
(Kegiatan 8.1 halaman 240).



Zat-zat berikut yang tergolong elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non-elektrolit adalah ....
 a. KCN, N2H4, CO(NH2)2                
 b. KCN, CO(NH2)2, N2H4                        
 c. CO(NH2)2, N2H4, KCN
 d. CO(NH2)2, KCN, N2H4
 e. N2H4, KCN, CO(NH2)2

Buatlah artikel mengenai penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik. Kalian dapat mencari sumber mengenai topik tersebut dari majalah, koran, atau internet, kemudian kumpulkan ke guru.

Sebagian senyawa kovalen adalah elektrolit, contohnya H2SO4, HCl, HNO3, dan CH3COOH. Jelaskan mekanisme pelarutan jenis zat tersebut.


4 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis)
h. 237-252, buku referensi yang relevan, alat dan bahan praktikum.
3.2. Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi-reduksi dan hubungannya dengan tata nama senyawa serta penerapannya.
Reaksi Oksidasi dan Reduksi
·          Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang perkembangan konsep reaksi oksidasi dan reduksi.



·          Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion dalam diskusi kelas.
·       Berlatih menentukan bilangan oksidasi, oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksi.



·       Menemukan konsep redoks untuk memecahkan masalah lingkungan dalam diskusi kelompok di kelas.


·       Menentukan penamaan senyawa biner (senyawa ion) yang terbentuk dari tabel kation dan anion serta memberi namanya dalam diskusi kelompok.

-      Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.

-      Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.
-      Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks.



-      Mendeskripsikan konsep larutan elektrolit dan konsep redoks dalam memecahkan masalah lingkungan.

-      Memberi nama senyawa menurut IUPAC.




Tes tertulis






 

Tes tertulis




Tes tertulis







Penugasan





Tes tertulis


Tes uraian








Tes PG




Tes uraian







Tugas rumah





Tes isian

Pada konsep reaksi oksidasi reduksi berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen:
a. Apa yang dimaksud dengan oksidasi dan reduksi?
b. Jelaskan definisi dari oksidator dan reduktor dalam konsep ini.

Bilangan oksidasi Cr pada senyawa K2Cr2O7  adalah ...
 a. +3  b. +4  c. +5  d. +6  e. +7                                                         

Berdasarkan perubahan bilangan okidasi yang terjadi, tentukan zat yang teroksidasi, zat yang tereduksi, oksidator, dan reduktor pada reaksi berikut.
2AgCl(s) + Ca(s)  ®  CaCl2(s) + 2Ag(s)

Buatlah artikel mengenai aplikasi konsep larutan elektrolit dan konsep redoks dalam memecahkan masalah lingkungan.

Menurut IUPAC, senyawa dengan rumus kimia N2O3 mempunyai
nama ....


4 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis) h. 253-274, buku referensi yang relevan, dan lingkungan.


Standar Kompetensi: 4. Memahami sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.

Kompetensi Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber  Belajar
Teknik
Bentuk
Instrumen
Contoh Instrumen
4.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam membentuk senyawa hidrokarbon.

Unsur Karbon dalam Senyawa Karbon
·       Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon dalam diskusi kelompok di laboratorium.

·       Dengan menggunakan molymood mendiskusikan kekhasan atom.

·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi menentukan atom C primer, sekunder, tertier dan kuarterner.

-      Mengidentifikasi unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan.


-      Mendeskripsikan kekhasan atom karbon.

-      Membedakan atom C primer, sekunder, tertier dan kuarterner.

Tes unjuk kerja
 




Tes tertulis




Tes tertulis

Uji petik kerja produk





Tes PG




Tes uraian


Eksperimen menguji keberadaan unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon
(Kegiatan 10.1 halaman 278).




  Ikatan antara atom C dan H
  adalah .....
  a. kovalen               d. ionik
  b. van der Waals         e.rangkap
  c. gaya London
Apa yang dimaksud dengan atom C primer, sekunder, tertier, dan kuarterner.

2 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis) h. 275-281, buku referensi yang relevan, alat dan bahan praktikum.
4.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.

Senyawa Hidrokarbon
·       Dengan menggunakan molymood (dapat diganti dengan molymood buatan) mendiskusikan jenis ikatan pada atom karbon pada senyawa alkana, alkena, dan alkuna.

·       Latihan menentukan tata nama alkana, alkena, dan alkuna.

·       Menganalisa data titik didih dan titik leleh senyawa karbon dalam diskusi kelompok.


·       Merumuskan reaksi sederhana senyawa alkana, alkena, dan alkuna dalam diskusi kelas.


·       Dengan menggunakan molymood menentukan isomer senyawa hidrokarbon melalui diskusi kelompok.

-      Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.


-      Memberi nama senyawa alkana, alkena, dan alkuna.

-      Menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatif dan strukturnya.

-      Menuliskan reaksi sederhana pada senyawa alkana, alkena, dan alkuna.



-      Menentukan isomer struktur (kerangka, posisi, fungsi) atau isomer geometri (cis, trans).

Tes tertulis






Tes tertulis




Tes tertulis
 





Penugasan





Tes tertulis




Tes uraian






Tes uraian




Tes PG






Tugas rumah





Tes isian




Jelaskan dasar penggolongan hidrokarbon alifatik menjadi alkana, alkena, dan alkuna.




Tulis rumus struktur dari:
a. 3-etil-2-metilheptana
b. 3-etil -3-heksena
c. 3,3-dimetil-1-butuna

Di antara senyawa alkana berikut, yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah ....
 a. etana                    d. heptana
 b. butana                  e. pentana
 c. heksana

Pada reaksi alkena dan alkuna, ada istilah halogenasi, hidrogenasi, hidrohalogenasi, dan hidrasi. Jelaskan artinya masing-masing.

Alkuna dengan rumus kimia C6H10 mempunyai isomer sebanyak ....

6 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis)
h. 281-311, buku referensi yang relevan, molymood, dan  lingkungan.
4.3 Menjelaskan proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta kegunaannya.
Minyak Bumi
·       Dalam kerja kelompok membahas tentang eksplorasi minyak bumi.

·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang komponen utama penyusun minyak bumi.

·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang pengolahan minyak bumi.


·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang perbedan kualitas bensin.


·       Mengkaji literatur untuk mencari informasi tentang dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan.

-      Mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam.
-      Menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi.

-      Menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi.

-      Membedakan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktannya.


-      Menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan.


Tes tertulis



Tes tertulis




Tes tertulis







Tes tertulis






Penugasan

Tes isian



Tes uraian




Tes uraian







Tes PG
Tes uraian





Tugas rumah


Minyak bumi yang telah dipisahkan dari gas alam
disebut ....

Sebutkan komponen utama  penyusun minyak bumi dan komposisinya.


Senyawa hidrokarbon dalam minyak bumi dapat dipisahkan menjadi fraksi-fraksi melalui destilasi bertingkat.
a. Sebutkan dasar dari proses destilasi bertingkat.
 b. Apakah yang dimaksud dengan fraksi?

Bensin Pertamax produksi pertamina mempunyai kisaran bilangan oktan ....
  a. 80-88                  d. 95     
  b. 85-90                  e. 99
  c. 91-92

Buatlah artikel mengenai dampak pembakaran bensin terhadap lingkungan dan langkah-langkah mengatasi dampak dari pembakaran bensin.


2 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis) h. 311-322, buku referensi yang relevan, dan lingkungan.
4.4 Menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pangan, sandang, papan, perdagangan, seni, dan estetika.


Sumber dan Kegunaan Senyawa Hidrokarbon

·       Diskusi dalam kerja kelompok untuk mengidentifikasi kegunaan senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan.


·       Diskusi dalam kerja kelompok untuk mengidentifikasi kegunaan senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang dan papan.
·       Diskusi dalam kerja kelompok untuk mengidentifikasi kegunaan senyawa hidrokarbon dalam bidang seni dan estetika.
-      Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan.



-      Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang dan papan.

-      Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang seni dan estetika.

Tes tertulis







Tes tertulis
 




Tes tertulis


Tes PG







Tes isian





Tes uraian



Senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam etanoat (asam cuka)
adalah ....
 a. etuna                    d. etena
 b. oktana                  e. propena
 c. etana

Polipropena suatu polimer yang digunakan untuk membuat ....




 a. Apakah yang dimaksud dengan petrokimia?
 b. Sebutkan fraksi minyak bumi yang penting dalam industri petrokimia.
 c. Sebutkan beberapa kegunaan dari fraksi tersebut.
       

2 x 40’

Buku Kimia SMA dan MA Jl.1 (Esis)
h. 293, 300-301, 305-306, dan 322-324, buku referensi yang relevan, dan lingkungan.


......................,.........................
Mengetahui
Kepala SMA .................                                                                                                                                                                                                                                   Guru Mata Pelajaran

                                                                                                                                                                               
.....................................                                                                                                                                                                                                                                   .....................................
NIP.                                                                                                                                                                                                                                                                  NIP.       


No comments: