Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

23 April 2011

Biologi SMP IX RPP 3



BIOLOGI IX RPP 3
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                         : SMP
Kelas                             : IX (Sembilan)
Mata Pelajaran            : IPA BIOLOGI

Standar Kompetensi
              1.    Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar
             1.3  Mendeskripsikan sistem koordinasi dan alat indera pada manusia serta                                    hubungannya dengan kesehatan.

Indikator
1.    Membandingkan bentuk organ penyusun sistem saraf pada manusia.
2.    Mendeskripsikan fungsi otak, fungsi sumsum tulang belakang, dan sel saraf dalam sistem koordinasi.
3.    Menunjukkan bagian-bagian alat indra dan fungsinya.
4.    Mendata contoh kelainan dan penyakit pada alat indera yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya mengatasinya.
5.    Mendeskripsikan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem koordinasi serta alat indera pada hewan.

A. Tujuan Pembelajaran
        Peserta didik dapat:
1.      Menjelaskan pengertian koordinasi.
2.      Menyebutkan fungsi sistem koordinasi.
3.      Menyebutkan fungsi saraf pada manusia.
4.      Menjelaskan struktur dan fungsi sel saraf (neuron).
5.      Membedakan neuron unipolar, neuron bipolar, dan neuron multipolar.
6.      Membedakan neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi.
7.      Menjelaskan mekanisme penghantaran impuls.
8.      Menyebutkan bagian-bagian sistem saraf manusia.
9.      Membedakan sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
10.  Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf pusat.
11.  Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf tepi.
12.  Membedakan sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar.
13.  Membedakan gerak biasa dan gerak refleks.
14.  Mengetahui beberapa gerak refleks yang dilakukan manusia.
15.  Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem saraf manusia.
16.  Menjelaskan sistem saraf pada hewan vertebrata.
17.  Menjelaskan pengertian hormon.
18.  Menjelaskan fungsi hormon.
19.  Menyebutkan macam-macam kelenjar endokrin pada tubuh manusia.
20.  Menjelaskan bermacam-macam kelenjar yang menghasilkan hormon beserta fungsinya.
21.  Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan avertebrata.
22.  Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan vertebrata.
23.  Menyebutkan fungsi alat indera pada manusia.
24.  Menyebutkan lima macam alat indera pada manusia.
25.  Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem indera pada manusia.
26.  Menjelaskan kelainan dan penyakit pada alat indera.
27.  Menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem indera pada hewan.

B. Materi Pembelajaran
         Sistem Koordinasi

C. Metode Pembelajaran
1.  Model    :   -   Direct Instruction (DI)
                                -   Cooperative Learning
               2.  Metode  :   -   Diskusi kelompok    
                           -   Ceramah
                            -   Observasi
                            -   Eksperimen

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

   a. Kegiatan Pendahuluan
·         Motivasi dan Apersepsi:
     -   Apakah fungsi sistem koordinasi pada manusia?
     -   Bagaimana cara mengobati penyakit epilepsi?
·         Prasyarat pengetahuan:
     -   Apakah yang dimaksud dengan sistem koordinasi?
     -   Apakah penyebab penyakit epilepsi?

b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian koordinasi.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi sistem koordinasi.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan fungsi saraf.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai struktur dan fungsi sel saraf (neuron ).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan neuron unipolar, neuron bipolar, dan neuron multipolar.
·         Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan mekanisme penghantaran impuls yang disampaikan oleh guru.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bagian-bagian sistem saraf manusia.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf pusat.
·         Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai struktur, mekanisme, dan fungsi sistem saraf tepi.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar.
·         Peserta didik memperhatikan perbedaan gerak biasa dan gerak refleks yang disampaikan oleh guru
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil batang logam kecil.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui beberapa gerak refleks yang dilakukan manusia
(Kegiatan 3.1 h.64-65).
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai kelainan dan penyakit pada sistem saraf manusia.

c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

    a. Kegiatan Pendahuluan
·       Motivasi dan Apersepsi:
       -   Mengapa burung memiliki penglihatan yang tajam dan keseimbangan          yang baik?
       -   Penyakit apakah yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin?
·       Prasyarat pengetahuan:
       -   Bagaimana mekanisme sistem saraf pada burung?
 -   Apakah fungsi hormon insulin?

b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hormon.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi hormon.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan macam-macam kelenjar endokrin pada tubuh manusia.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai bermacam-macam kelenjar yang menghasilkan hormon beserta fungsinya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan sistem hormon pada hewan.

·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan avertebrata.
·         Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai struktur, mekanisme, dan fungsi hormon pada hewan vertebrata.
·         Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA

   a. Kegiatan Pendahuluan
·         Motivasi dan Apersepsi:
     -   Bagaimana kita dapat melihat suatu benda?
     -   Apakah yang menyebabkan timbulnya jerawat?
·         Prasyarat pengetahuan:
     -   Apakah syarat agar kita dapat melihat suatu benda?
     -   Bagaimana mencegah timbulnya jerawat?
·         Pra eksperimen:
    -   Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,
masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan fungsi alat indera pada manusia.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan lima macam alat indera pada manusia.
·         Guru membagi tugas kelompok:
-         2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera penglihat (mata).
-         2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera pendengar (telinga).
-         2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera peraba (kulit).
-         2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera pembau (hidung).
-         2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan struktur, mekanisme, dan fungsi indera pengecap (lidah).
·         Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

·         Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.
·         Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai kelainan dan penyakit pada alat indera.
·         Peserta didik memperhatikan struktur, mekanisme, dan fungsi sistem indera pada hewan yang disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
                 
E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA Biologi Jl.3 (Esis) halaman 55-100
  b. Buku referensi yang relevan
 c. Lingkungan
 d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar
        a. Teknik Penilaian:
-   Tes tertulis
-   Tes unjuk kerja
-   Penugasan
        b. Bentuk Instrumen:
-     Tes PG
-     Tes uraian
-     Uji petik kerja produk
-     Proyek
c. Contoh Instrumen:
    -  Contoh tes PG
                          Sel-sel saraf dinamakan ....
  a. neuron                                  c. akson
  b. neurit                                    d. dendrit
-  Contoh tes uraian
                         Bagaimana proses terlihatnya suatu benda oleh mata kita? Jelaskan.
-   Contoh proyek
Buatlah artikel tentang salah satu contoh penyakit pada sistem koordinasi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Materi pada artikel dapat diperoleh dari buku atau internet.
                                                                          ...............,......................
Mengetahui
Kepala SMP                                                                            Guru Mata Pelajaran

.........................                                                                       ..............................
NIP.                                                                                        NIP.

No comments: