Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

23 April 2011

Fisika SMP VIII RPP 7



FISIKA VIII RPP 7
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                         : SMP
Kelas                             : VIII (Delapan)
Mata Pelajaran            : IPA FISIKA


Standar Kompetensi
              6.    Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk                           teknologi sehari-hari.

Kompetensi Dasar
              6.2.  Mendeskripsikan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
1.      Memaparkan karakteristik gelombang bunyi.
2.      Membedakan infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.
3.      Merencanakan percobaan untuk mengukur laju bunyi.
4.      Menunjukkan gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari.
5.      Memberikan contoh pemanfaatan dan dampak pemantulan bunyi dalam  kehidupan sehari-hari dan teknologi.

A. Tujuan Pembelajaran
         Peserta didik dapat:
1.      Menjelaskan pengertian bunyi.
2.      Menyelidiki penyebab timbulnya bunyi.
3.      Menjelaskan syarat terjadi dan terdengarnya bunyi.
4.      Menjelaskan pengertian cepat rambat bunyi.
5.      Mengukur cepat rambat bunyi.
6.      Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat bunyi.
7.      Menentukan cepat rambat bunyi pada beberapa medium.
8.      Membedakan pengertian infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.
9.      Menyebutkan contoh infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.
10.  Menyebutkan pemanfaatan bunyi ultrasonik dalam kehidupan sehari-hari.
11.  Menjelaskan faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya bunyi.
12.  Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kuat lemahnya bunyi.
13.  Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kualitas bunyi.
14.  Membuat organ botol.
15.  Menjelaskan pengertian resonansi.
16.  Mengamati terjadinya resonansi pada garpu tala.
17.  Mengamati terjadinya resonansi pada bandul sederhana.
18.  Menjelaskan aplikasi konsep resonansi pada alat musik.
19.  Menjelaskan masalah yang ditimbulkan resonansi.
20.  Menjelaskan syarat terjadinya pemantulan bunyi.
21.  Menemukan hukum pemantulan bunyi.
22.  Menyebutkan jenis-jenis bunyi pantul.
23.  Membedakan antara gaung, gema dan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli.
24.  Menjelaskan manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
B. Materi Pembelajaran
         Bunyi

C. Metode Pembelajaran
             1.  Model   : -  Direct Instruction (DI)
                                  -  Cooperative Learning
             2.  Metode :  -  Diskusi kelompok
                        -  Observasi
                         -  Ceramah
                         -  Eksperimen

D.  Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
·         Motivasi dan Apersepsi:
    -   Mengapa senar gitar yang kita petik dapat terdengar?
     -   Benarkah cepat rambat bunyi tak berhingga besarnya?
·         Prasyarat pengetahuan:
     -   Apakah syarat terjadi dan terdengarnya bunyi?
     -   Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat bunyi.
·         Pra eksperimen:
-   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bunyi.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah gendang, sebuah gitar, dan sebuah garpu tala.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menyelidiki penyebab timbulnya bunyi (Kegiatan 5.1 h.110).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan syarat terjadi dan terdengarnya bunyi.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian cepat rambat bunyi.
·         Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengukur cepat rambat bunyi.

·         Peserta didik melakukan eksperimen secara berkelompok dengan menggunakan sebuah stopwatch (Kegiatan 5.3 h.113).
·         Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi cepat rambat bunyi.
·         Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan cepat rambat bunyi yang disampaikan oleh guru.
·         Guru memberikan beberapa soal menentukan cepat rambat bunyi untuk dikerjakan oleh peserta didik.
·         Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KEDUA

  a. Kegiatan Pendahuluan
·       Motivasi dan Apersepsi:
     -   Berapakah batas kemampuan pendengaran manusia?
        -   Adakah pengaruh tinggi rendahnya frekuensi terhadap bunyi yang    dihasilkan?
·       Prasyarat pengetahuan:
     -   Apakah yang dimaksud dengan audiosonik?
     -   Faktor apakah yang mempengaruhi tinggi rendahnya bunyi?
·         Pra eksperimen:
 -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

   b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan batas kemampuan pendengaran manusia.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaaan pengertian  infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.
·         Peserta didik dalam kelompoknya mendiskusikan pemanfaatan bunyi ultrasonik dalam kehidupan sehari-hari.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor yang mempengaruhi tinggi rendah dan kuat lemahnya bunyi.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor yang mempengaruhi kualitas bunyi.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil enam buah botol beling yang seukuran, sendok makan logam, dan air.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen membuat organ botol (Cipta ide h.117).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

   c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KETIGA

            a. Kegiatan Pendahuluan
·       Motivasi dan Apersepsi:
       -   Mengapa kaca jendela rumah dapat bergetar jika ada kendaraan lewat?
     -   Mengapa pada kentongan bambu harus diberi lubang?
·       Prasyarat pengetahuan:
      -   Apakah yang dimaksud dengan resonansi?
      -   Bagaimana aplikasi konsep resonansi pada alat musik?
·         Pra eksperimen:
  -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.
 
            b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian resonansi.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah garpu tala yang berfrekuensi yang sama, sebuah garpu tala yang frekuensinya berbeda dengan frekuensi dua garpu tala tadi, sebuah kotak resonansi, tiga buah beban, seutas tali, dan statif.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati terjadinya resonansi pada garpu tala dan pada bandul sederhana (Kegiatan 5.4 h.119 dan Kegiatan 5.5 h. 119).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik dengan kelompoknya diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi konsep resonansi pada alat musik.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai masalah yang ditimbulkan oleh resonansi.

   c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KEEMPAT

            a. Kegiatan Pendahuluan
·       Motivasi dan Apersepsi:
       -   Apakah setiap bunyi yang dipantulkan selalu berbalik ke arah datangnya      bunyi? 
       -   Mengapa konser musik yang diadakan di ruang tertutup terdengar lebih       keras jika dibandingkan di lapangan terbuka?
·       Prasyarat pengetahuan:
      -   Sebutkan hukum pemantulan bunyi.
       -   Apakah syarat bunyi pantul dapat memperkuat bunyi asli?
·         Pra eksperimen:
  -   Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.
 
            b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pemantulan bunyi.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah jam weker yang mengeluarkan bunyi detak cukup jelas, dua buah karton yang digulung menyerupai tabung, dan sebuah balok kayu yang keras sebagai pemantul.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menemukan hukum pemantulan bunyi (Kegiatan 5.7 h.123).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
·         Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis bunyi pantul.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara gaung,  gema, dan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan contoh gaung, gema, dan bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli.
·         Peserta didik dengan kelompoknya mendiskusikan manfaat bunyi pantul dalam kehidupan sehari-hari.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari.
·         Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan kedalaman laut yang disampaikan oleh guru.
·         Guru memberikan beberapa soal menentukan kedalaman laut untuk dikerjakan oleh peserta didik.
·         Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

   c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
                      
E. Sumber Belajar
  a. Buku IPA Fisika Jl.2 (Esis) halaman 109-132
  b. Buku referensi yang relevan
  c. Alat dan bahan praktikum
  d. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar
             a. Teknik Penilaian:
                    -   Tes tertulis
                    -   Tes unjuk kerja
             b. Bentuk Instrumen:
   -   Tes PG
   -   Tes isian
   -   Tes uraian
   -   Uji petik kerja prosedur
            c. Contoh Instrumen:
-  Contoh tes PG
  Berikut ini yang dapat menghasilkan bunyi infrasonik adalah ....
                             a. lumba-lumba                                 
                             b. mesin-mesin berat
                             c. kelalawar
                             d. gitar
                    -  Contoh tes isian
                              Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh ....
                    -  Contoh tes uraian
Jelaskan penerapan konsep pemantulan bunyi dalam perancangan suatu gedung pertunjukkan musik.       

                                                      ...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP                                                                          Guru Mata Pelajaran



.........................                                                                       ..............................
NIP.                                                                                        NIP.                            

No comments: