Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

23 April 2011

Fisika SMP VIII RPP 9



FISIKA VIII RPP 9
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                         : SMP
Kelas                             : VIII (Delapan)
Mata Pelajaran            : IPA FISIKA


Standar Kompetensi
            6.    Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk                            teknologi sehari-hari.

Kompetensi Dasar
             6.4   Mendeskripsikan alat-alat optik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator
1.      Menjelaskan fungsi mata sebagai alat optik.
2.      Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina.
3.      Menjelaskan beberapa cacat mata dan penggunaan kaca mata.
4.      Menyelidiki ciri-ciri kamera sebagai alat optik.
5.      Menjelaskan konsep lup sebagai alat optik.
6.      Menjelaskan cara kerja beberapa produk teknologi yang relevan, seperti : mikroskop, berbagai jenis teropong, dan periskop.

A. Tujuan Pembelajaran
         Peserta didik dapat:
1.      Menjelaskan pengertian alat optik.
2.      Menjelaskan fungsi bagian-bagian mata sebagai alat optik.
3.      Menggambarkan pembentukan bayangan benda pada retina.
4.      Menjelaskan daya akomodasi mata.
5.      Membedakan antara daya akomodasi maksimum dan tanpa akomodasi.
6.      Membedakan antara titik dekat (punctum proksimum) dan titik jauh
(punctum remotum).
7.      Menjelaskan beberapa cacat mata dan penanggulangannya.
8.      Menjelaskan keterbatasan mata.
9.      Membuktikan keberadaan bintik buta pada retina.
10.  Membuktikan penglihatan binokuler.
11.  Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kamera.
12.  Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja lup.
13.  Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja mikroskop.
14.  Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja teropong.
15.  Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja periskop.

 B.  Materi Pembelajaran
            Alat-alat Optik

C.  Metode Pembelajaran
1.  Model     :   -  Direct Instruction(DI)
                         -  Cooperative Learning         
2.  Metode   :    -  Diskusi kelompok
                           -  Eksperimen
                                      -  Ceramah

D.  Langkah-langkah Kegiatan

                                                             PERTEMUAN PERTAMA
a. Kegiatan Pendahuluan
·         Motivasi dan Apersepsi:
                     -   Mengapa kita dapat melihat benda yang berada pada berbagai jarak                                  dengan jelas?
     -   Mengapa jatuhnya bayangan bisa di depan atau di belakang retina?
·         Prasyarat pengetahuan:
      -   Apakah yang dimaksud dengan daya akomodasi?
                    -   Bagaimana proses pembentukan bayangan benda pada retina?
·         Pra eksperimen:
   -   Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium.

b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian alat-alat optik.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai fungsi bagian-bagian mata sebagai alat optik.
·         Peserta didik memperhatikan proses pembentukan bayangan benda pada retina yang disampaikan oleh guru.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian daya akomodasi mata.
·         Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan antara daya akomodasi maksimum dan tanpa akomodasi.
·         Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan antara titik dekat (punctum proksimum) dan titik jauh (punctum remotum).
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor-faktor yang menyebabkan cacat mata.
·         Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa contoh cacat mata.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa contoh cacat mata dan penanggulangannya.
·         Peserta didik memperhatikan beberapa contoh keterbatasan mata yang disampaikan oleh guru.
·         Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil selembar kertas karton, sebuah spidol, dan dua buah pensil yang ujungnya runcing.
·         Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen membuktikan keberadaan bintik buta pada retina dan membuktikan penglihatan binokuler (Kegiatan 7.2 h.173 dan Kegiatan 7.3 h 174).
·         Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.
·         Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
·         Peserta didik dengan kelompoknya diminta untuk membuat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.

PERTEMUAN KEDUA

             a. Kegiatan Pendahuluan
·       Motivasi dan Apersepsi:
       -   Mengapa lensa kamera f / 1,0 lebih mahal daripada lensa f / 2,8?
       -   Bagaimana cara mengamati benda kecil dengan menggunakan lup agar       mata tidak cepat lelah?
·       Prasyarat pengetahuan:
       -   Apakah yang dimaksud dengan apertur?
 -   Bagaimana prinsip kerja lup?
  
b. Kegiatan Inti
·         Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan fungsi dan prinsip kerja alat-alat optik.
·         Guru membagi tugas kelompok:
-       2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja kamera.
-       2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja lup.
-       2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja mikroskop.
-       2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja teropong.
-       2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan fungsi dan prinsip kerja periskop.
·         Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.
·         Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

·         Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
·         Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
·         Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
·         Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik untuk membuat model periskop (Cipta Ide h.182).

E.  Sumber Belajar
 a. Buku IPA Fisika Jl.2 (Esis) halaman 169-187
 b. Buku referensi yang relevan
 c. Lingkungan
 d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar
            a. Teknik Penilaian:
                    -   Tes tertulis
                    -   Tes unjuk kerja
                    -   Penugasan      
            b. Bentuk Instrumen:
   -   Tes PG
   -   Tes isian
   -   Tes uraian
   -   Uji petik kerja prosedur
   -   Tugas rumah
           c. Contoh Instrumen:
-  Contoh tes PG
 Benda akan terlihat jelas oleh mata jika bayangan jatuh pada ....
                           a. kornea                                c. lensa mata
                           b. retina                                 d. pupil
                    -   Contoh tes isian
                               Bayangan yang dibentuk oleh lensa mata bersifat ....
                    -   Contoh tes uraian
                            Mengapa lup harus memiliki panjang fokus yang pendek?
                  -   Contoh tugas rumah
                                        Membuat model periskop (Cipta Ide h.182).

                                                      ...............,...................
Mengetahui
Kepala SMP                                                                          Guru Mata Pelajaran



.........................                                                                       ..............................
NIP.                                                                                        NIP.                

No comments: