Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

09 April 2011

Fisika SMA XII RPP4




FISIKA XII RPP 4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah             : SMA
Kelas / Semester           : XII (Dua belas) / Semester I
Mata Pelajaran            : FISIKA

Standar Kompetensi
              2.    Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian                                 masalah dan produk teknologi.

Kompetensi Dasar
             2.1  Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, dan                      energi potensial listrik serta penerapannya pada keping sejajar.

Indikator
1.      Mendeskripsikan gaya elektrostatik (hukum Coulomb) pada muatan titik.
2.      Mengaplikasikan hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi distribusi muatan kontinyu.
3.      Memformulasikan energi potensial listrik dan kaitannya dengan gaya, medan listrik,  dan potensial listrik.
4.      Memformulasikan prinsip kerja kapasitor keping sejajar.

A. Tujuan Pembelajaran
         Peserta didik dapat:
1.      Menganalisis interaksi antar muatan melalui hukum Coulomb.
2.      Menganalisis pengaruh medan listrik terhadap muatan listrik.
3.      Menghitung medan listrik yang dihasilkan oleh muatan terdistribusi dalam benda yang berukuran besar.
4.      Menjelaskan definisi fluks listrik dan hukum Gauss.
5.      Menghitung medan listrik yang dihasilkan berbagai benda simetri yang terdistribusi muatan dengan menggunakan hukum Gauss.
6.      Menjelaskan definisi energi potensial dan potensial listrik yang dimiliki sebuah muatan listrik.
7.      Menghitung besarnya potensial listrik yang ditimbulkan oleh sebuah momen dipol listrik.
8.      Menjelaskan keberlakuan teorema usaha-energi pada muatan yang mengalami gaya listrik.
9.      Menjelaskan konsep bidang ekipotensial pada sebuah muatan listrik yang ditempatkan dalam ruang.
10.  Menjelaskan definisi kapasitor sebagai salah satu komponen elektronika.
11.  Menghitung besarnya kapasitansi berbagai jenis kapasitor.
12.  Menjelaskan pengaruh penggunaan bahan dielektrik terhadap kapasitansi kapasitor.
13.  Memberikan contoh pemanfaatan kapasitor dalam peralatan elektronika.

B. Materi Pembelajaran
          Hukum Coulomb, Hukum Gauss, Potensial Listrik, dan Kapasitor

C. Metode Pembelajaran
             1.  Model   :  -  Direct Instruction (DI)
                                   -  Cooperative Learning
             2.  Metode :  -  Diskusi kelompok
                                   -  Observasi
                         -  Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan                                                         

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan
l  Motivasi dan Apersepsi:
-      Mengapa sisir yang telah digosok-gosokkan pada rambut dapat menarik potongan-potongan kertas?
-      Mengapa sebuah muatan dapat melakukan gaya pada muatan yang lain padahal kedua muatan tidak saling bersentuhan?
l  Prasyarat pengetahuan:
-      Apakah yang dimaksud dengan gaya Coulomb?
-      Apakah yang dimaksud dengan medan listrik?

b. Kegiatan Inti
l  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya Coulomb.
l  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyiapkan potongan-potongan kertas.
l  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menggosok-gosokkan sisir atau mistar plastik kemudian didekatkan pada potongan-potongan kertas.
l  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk mengamati apa yang terjadi dan membuat kesimpulan dari percobaan tersebut.
l  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
l  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan yang disampaikan oleh guru.
l  Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.
l  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian medan listrik.
l  Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan arah medan listrik.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik dan distribusi muatan.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan medan listrik yang dihasilkan oleh muatan titik dan distribusi muatan yang disampaikan oleh guru.
l  Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Coulomb oleh suatu muatan dan sejumlah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.
l  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai garis gaya listrik.

         c. Kegiatan Penutup
l  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
l  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan
l  Motivasi dan Apersepsi:
-      Bagaimana syarat terjadinya fluks?
-      Apakah manfaat hukum Gauss?
l  Prasyarat pengetahuan:
-      Apakah yang dimaksud dengan fluks listrik?
-      Apakah yang dimaksud dengan hukum Gauss?

b. Kegiatan Inti
l  Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian fluks listrik.
l  Peserta didik dalam setiap kelompok diminta untuk menyebutkan syarat
terjadinya fluks.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan fluks listrik yang disampaikan oleh guru.
l  Guru memberikan beberapa soal menentukan fluks listrik untuk dikerjakan oleh peserta didik.
l  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hukum Gauss.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai aplikasi hukum Gauss untuk menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang, pelat tak berhingga, dua pelat sejajar, bola isolator homogen, dan bola konduktor homogen.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang, pelat tak berhingga, dua pelat sejajar, bola isolator homogen, dan bola konduktor homogen yang dismpaikan oleh guru.
l  Guru memberikan beberapa soal menentukan besarnya medan listrik pada kawat lurus panjang, pelat tak berhingga, dua pelat sejajar, bola isolator homogen, dan bola konduktor homogen untuk dikerjakan oleh peserta didik.
l  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

         c. Kegiatan Penutup
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
l  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KETIGA

  a. Kegiatan Pendahuluan
l  Motivasi dan Apersepsi:
-      Mungkinkah medan listrik pada suatu tempat nol jika potensial listrik pada tempat tersebut nol?
-      Apakah bentuk bidang ekipotensial dari muatan bola yang tersebar homogen?
l  Prasyarat pengetahuan:
-      Apakah yang dimaksud dengan potensial listrik?
-      Apakah yang dimaksud dengan bidang ekipotensial?
           
  b. Kegiatan Inti
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian energi potensial.
l  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan persamaan energi potensial yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi potensial yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian potensial listrik.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perumusan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel yang disampaikan oleh guru.
l  Guru memberikan beberapa soal menentukan potensial listrik yang dihasilkan oleh sebuah partikel dan banyak partikel untuk dikerjakan oleh peserta didik.
l  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai potensial listrik pelat sejajar dan akibat bahan dielektrik.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan teorema usaha-energi yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bidang ekipotensial.
l  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan bentuk bidang ekipotensial dari muatan titik, muatan bola yang tersebar homogen, muatan yang tersebar homogen pada kawat atau silinder, dan muatan yang tersebar pada pelat.
l  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
l  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai satuan elektronvolt.
   c. Kegiatan Penutup
l  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
l  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.


PERTEMUAN KEEMPAT

   a. Kegiatan Pendahuluan
l  Motivasi dan Apersepsi:
-      Bagaimana cara memperbesar kapasitansi kapasitor?
-      Dalam susunan apakah energi yang tersimpan dalam kapasitor menjadi lebih besar?
l  Prasyarat pengetahuan:
-      Apakah yang dimaksud dengan kapasitansi kapasitor?
-      Apakah keuntungan kapasitor yang disusun secara pararel?

            b. Kegiatan Inti
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kapasitor.
l  Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian kapasitansi kapasitor.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan kapasitansi kapasitor.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan kapasitansi kapasitor yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kapasitansi kapasitor pelat sejajar.
l  Peserta didik memperhatikan rumusan untuk mendapatkan persamaan kapasitansi kapasitor pelat sejajar yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan kapasitansi kapasitor pelat sejajar yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara memperbesar kapasitansi kapasitor.
l  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal.
l  Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan macam-macam rangkaian kapasitor.
l  Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian kapasitor yang disusun secara seri dan secara pararel.
l  Peserta didik memperhatikan perumusan untuk mendapatkan persamaan energi dalam kapasitor yang disampaikan oleh guru.
l  Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi dalam kapasitor yang disampaikan oleh guru.
l  Guru memberikan beberapa soal menentukan energi dalam kapasitor untuk dikerjakan oleh peserta didik.
l  Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.
   c. Kegiatan Penutup
l  Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
l  Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
l  Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar
  a. Buku Fisika SMA dan MA Jl. 3A (Esis) halaman 81-142
  b. Buku referensi yang relevan
  c. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar
        a. Teknik Penilaian:
-      Tes tertulis
-      Penugasan
        b. Bentuk Instrumen:
-      Tes PG
-      Tes isian
-      Tes uraian
-      Tugas rumah
        c. Contoh Instrumen:
-      Contoh tes PG
Jari-jari lintasan elektron terdalam pada atom besi adalah 1,5x10-12 m. Besar gaya Coulomb antara inti besi (q = 26 e) dan elektron dilintasan terdalam
adalah ....
 A. 4 x 10-14 N                          D. 2,7 x 10-3 N
 B. 6 x 10-8 N                            E. 7 x 10-2 N
 C. 1 x 10-4 N
-      Contoh tes isian
Sebuah cincin tipis berjari-jari 24 cm mengandung muatan yang terdistribusi kontinyu sebesar 350 nC. Pada jarak 28 cm tepat di depan sumbu cincin, terdapat muatan uji sebesar 85 nC. Besarnya energi yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan uji ini sejauh 57 cm dari posisi mula-mula
adalah ....
-      Contoh tes uraian
Bola konduktor yang berdiameter d = 15 cm membawa muatan netto
q = 6,4 μC yang tersebar merata di permukaan. Tentukan medan listrik pada jarak 5 cm dari pusat bola dan 17 cm dari permukaan bola.
-      Contoh tugas rumah
Buatlah artikel tentang pemanfaatan kapasitor dalam peralatan elektronika.

                                  ...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA                                                                           Guru Mata Pelajaran



.........................                                                                       ..............................
NIP.                                                                                        NIP.

No comments: