Google Web Search Gadget

Facebook Share

05 April 2011

Geografi SMA XI RPP28




GEOGRAFI XI RPP 28
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SMA                                       : ...............................................................................
Mata Pelajaran                        : Geografi
Kelas/Semester                        : XI (sebelas)/2 (dua)
Standar Kompetensi               :3. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup
Kompetensi Dasar                   :3.1. Mendeskripsikan pemanfaatan lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan
Indikator                                 : -  Memberi contoh tindakan-tindakan yang mencerminkan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan
Alokasi Waktu                        : 1 x 45 menit

A.    Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu
-          Mendeskripsikan tindakan-tindakan yang mencerminkan pelestarian lingkungan hidup

B.     Materi Pembelajaran
-          Tindakan pelestarian lingkungan hidup

C.    Metode Pembelajaran
Ceramah, life skills, unjuk kerja, penugasan

D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kesembilan
1.      Kegiatan Pendahuluan: 10 menit
·         Apersepsi: guru menyapa siswa, kemudian mengabsen.
·         Guru menanyakan tindakan yang mencerminkan pelestarian lingkungan hidup
2.      Kegiatan Inti: 30 menit
·         Guru menjelaskan tindakan yang mencerminkan pelestarian lingkungan hidup secara garis besar dari berbagai referensi.
·         Penugasan secara individu: mengerjakan soal evaluasi Bab 4 tentang Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
3.      Kegiatan Penutup: 5 menit
·         Melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
·         Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi yang kurang dimengerti.
·         Secara individu, siswa membuat kliping tentang pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan (berisi tentang rangkuman, tanggapan, dan sumber)

E.     Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
-          Buku sumber Geografi SMA – ESIS
-          Buku-buku penunjang yang relevan
-          Gambar atau foto lingkungan hidup
-          OHP / Slide Proyektor
-          Internet




F.     Penilaian
- Penilaian soal evaluasi

Rubrik Penilaian Kliping
Aspek yang dinilai
Nilai
kualitatif
Nilai
kuantitatif
Deskripsi
(Alasan)
Pengantar menunjukkan isi




Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik




Isi menunjukkan penjelasan dari masalah yang dibahas




Isi disajikan dengan bahasa yang baik




Penutup memberi kesimpulan akhir terhadap materi




Penutup disajikan dengan bahasa yang baik




Nilai rata-rata




Komentar



Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif
Nilai kuantitatif
Memuaskan
4
> 80
Baik
3
68 - 79
Cukup
2
56 - 67
Kurang
1
< 55


Kunci Jawaban
I. Pilihan Ganda
1.      d
2.      e
3.      a
4.      c
5.      e
6.      c
7.      c
8.      b
9.      b
10.  e

II. Essai
1.       Lingkungan hidup adalah segala sesuatu (benda, kondisi, situasi) yang ada di sekeliling makhluk hidup, yang berpengaruh terhadap kehidupan (sifat, pertumbuhan, persebaran) makhluk hidup yang bersangkutan.
2.      Contoh interaksi manusia dengan lingkungannya, yaitu
§  membuat rumah panggung pada daerah dataran tinggi,
§  pembuatan terasering pada lahan pertanian yang memiliki tingkat kemiringan lereng relatif besar.
3.       Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi  mendorong pertumbuhan industri yang memerlukan sumber daya alam dalam jumlah besar dalam proses produksinya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang makin meningkat.
4.       Tiga contoh buruknya kualitas lingkungan di Indonesia, (1) terjadinya banjir, (2) tanah longsor, (3) kebakaran hutan. Di dunia, (1) peningkatan suhu global, (2) menipisnya lapisan ozon, (3) menipisnya kawasan hutan hujan tropis.
5.       Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan atau perkembangan untuk memenuhi kebutuhan masa sekarang, tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi mendatang. Contoh, menggunakan air secukupnya, melakukan penebangan pohon secara bertanggung jawab, memanfaatkan hewan seperlunya dan tidak membunun atau memburunya untuk alasan yang tidak penting.

III. Soal Terapan
1.       Perpindahan penduduk dari desa ke kota, dimana penduduk yang pergi tidak memiliki keahlian dan keterampilan yang memadai sehingga mereka yang datang tidak dapat bersaing dan akhirnya mendirikan permukiman yang dibangun di sepanjang rel kereta api dan bantaran sungai. Membatasi jumlah penduduk yang datang dari desa yang tidak memiliki keahlian apa-apa, memindahkan mereka ke tempat yang lebih layak.
2.       Mematikan lampu dan benda-benda lain yang menggunakan listrik bila tidak digunakan. Menghemat biaya rekening listrik dan menghemat pasokan energi.
3.       Polusi udara semakin meningkat. Membatasi jumlah kendaraan bermotor

IV. Skala Sikap

Aspek yang dinilai
Nilai
kualitatif
Nilai
kuantitatif
Deskripsi
 (Alasan)
Pemahaman tentang materi




Kemampuan melakukan analisis atas pernyataan/kutipan tersebut




Sikap terhadap pernyataan/kutipan tersebut




Alasan terhadap sikap atas pernyataan/kutipan tersebut




Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam analisis




Nilai rata-rata




Komentar


Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif
Nilai kuantitatif
Memuaskan
4
> 80
Baik
3
68 - 79
Cukup
2
56 - 67
Kurang
1
< 55






Kunci Jawaban Evaluasi Semester 2
I. Pilihan Ganda

1.      c            11. e                21. c
2.      e            12. e                22. c
3.      d           13. e                23. c
4.      b            14. e                24. b
5.      b            15. e                25. d
6.      a            16. a
7.      e            17. c
8.      b            18. a
9.      a            19. a
10.  e            20. b


II. Essai
1.       Dalam Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 1997 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup dinyatakan bahwa lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia, dan perilakunya yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
2.       Komponen bio-geofisikal adalah komponen yang terdiri dari lingkungan alam, sedangkan komponen sosial-budaya terdiri dari individu, keluarga, kelompok, masyarakat ataupun bangsa lain, yang memengaruhi cara hidup dan kehidupan kita.
3.       Penambangan batubara pada umumnya dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.
a. Penambangan terbuka (open pit), jika lapisan batubara luas dan hanya tertutup oleh   lapisan tanah atau batuan yang tipis.
b.Penambangan tembusan bukit, jika lapisan batubara terletak merata atau miring memasuki  gunung.
c.Penambangan dalam (close mining), jika lapisan batubara berada tegak atau hampir tegak merata dan tertimbun ratusan meter dan dalam
4.       Antara komponen bio-geofisikal dan lingkungan sosial budaya terjalin hubungan interaksi dan interdepensi (saling ketergantungan), dalam interaksi yang terjadi antara manusia dan lingkungan, manusia melakukan seleksi dan adaptasi
5.       Perikanan laut merupakan usaha penangkapan ikan yang dilakukan di laut, di sekitar pantai atau di tengah laut, sedangkan perikanan air payau adalah usaha penangkapan ikan yang dilakukan di darat, umumnya berupa jenis budidaya udang dan ikan bandeng.
6.       Peternakan jinak kandang, hewan ternak berkelompok di padang rumput, pada siang hari dan pada sore hari hewan ternak digiring kembali ke kandang, sedangkan peternakan hewan liar, umumnya hewan ternak bebas dilepas di padang rumput, baik siang maupun malam hari. Hewan hanya diberi tanda oleh pemiliknya dan ditangkap jika diperlukan.
7.       Berdasarkan intensitas cahaya yang masih bisa menembus perairan, habitat air laut dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu
§  wilayah fotik, daerah laut yang masih dapat ditembus cahaya matahari. Kedalaman maksimum wilayah ini sekitar 200 m.
§  wilayah twilight, merupakan daerah remang-remang (hanya sedikit cahaya matahari yang bisa menembus perairan di wilayah ini). Wilayah ini tidak efektif untuk kegiatan fotosintesis. Kedalaman antara 200-2.000 m.
§  wilayah afotik, merupakan wilayah yang tidak tembus cahaya matahari. Wilayah ini gelap sepanjang masa. Kedalaman mencapai 2.000 m.


8.       Penyebab terjadinya keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia, yaitu sebagai berikut.
§  Sejarah geologi.
§  Perbedaan iklim seperti temperatur udara, curah hujan, dan kelembapan.
§  Perbedaan keadaan tanah seperti tekstur, struktur, mineral (unsur hara), air tanah, dan kandungan udara dalam tanah.
§  Keadaan relief permukaan bumi.
§  Komponen biotik seperti manusia yang turut mengubah bentangan alam
9.       Manusia tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara maksimal
10.   Kualitas lingkungan menurun bahkan mendekati titik kritis.





Mengetahui,                                                                …………., ……………………..
Kepala Sekolah/Yayasan ……………..                     Guru Geografi




____________________________                            _________________________
NIP.                                                                            NIP.

No comments: