Google Web Search Gadget

There was an error in this gadget

05 April 2011

Geografi SMA X RPP12




GEOGRAFI X RPP 12

BAB 4. PEMBENTUKAN MUKA BUMI DAN PERKEMBANGANNYA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SMA                                       : ...............................................................................
Mata Pelajaran                        : Geografi
Kelas/Semester                        : X (sepuluh)/1 (satu)
Standar Kompetensi               : 2. Memahami sejarah pembentukan bumi
Kompetensi Dasar                   : 2.2. Menjelaskan sejarah pembentukan bumi
Indikator                                 : -    Mendeskripsikan sejarah pembentukan bumi
-          Mengidentifikasi karakteristik lapisan bumi
Alokasi Waktu                        : 1 x 45 menit

A.    Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu
-          Menjelaskan secara kronologis mengenai sejarah pembentukan bumi
-          Menjelaskan karakteristik lapisan bumi

B.     Materi Pembelajaran
-          Sejarah Pembentukan Bumi
-          Karakteristik Lapisan Bumi

C.    Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, life skills, penugasan

D.    Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
-          Kurikulum KTSP dan perangkatnya
-          Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA - ESIS
-          Buku sumber Geografi SMA – ESIS
-          Buku-buku penunjang yang relevan
-          OHP / Slide Proyektor
-          Gambar struktur lapisan bumi
-          Internet

E.     Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kedua belas
1.      Kegiatan Pendahuluan
·         Apersepsi: guru menyapa siswa dan mengabsen.
·         Guru mengumpulkan tugas soal evaluasi bab “Tata Surya”
·         Guru menanyakan tentang bentuk-bentuk muka bumi.
2.      Kegiatan Inti
·         Guru menjelaskan secara kronologis mengenai sejarah pembentukan bumi (hal 59) dari berbagai referensi.
·         Guru menjelaskan karakteristik lapisan bumi (hal 65 – 67) dengan menggunakan gambar struktur lapisan bumi.
·         Penugasan secara individu: mengerjakan soal evaluasi akhir bab mengenai Pembentukan Muka Bumi (hal 68 – 69)
3.      Kegiatan Penutup
·         Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi yang kurang dimengerti.
·         Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.

F.     Penilaian
-          Penilaian soal evaluasi.

Kunci Jawaban
I.                   Pilihan Ganda

  1. a
  2. d
  3. e
  4. b
  5. c
  6. a
  7. e
  8. c
  9. c
  10. c


II.                Essai
  1. Teori Lempeng Tektonik menjelaskan bagaimana lahirnya tenaga-tenaga pembentuk muka bumi, termasuk proses bagaimana terbentuknya gunung api maupun terjadinya gempa. Teori ini menerangkan bahwa kulit bumi terdiri atas beberapa bagian lempeng yang kuat, dan bergerak di atas massa cair astenosfer. Pergerakan lempeng terjadi karena adanya arus konveksi di bagian bawah lapisan litosfer. Teori Lempeng Tektonik menjelaskan bagaimana sejarah pembentukan muka bumi, termasuk awalnya benua yang dimulai dari Pangea terpecah-pecah menjadi beberapa benua, kemudian menjadi benua Laurasia dan Gondwana yang hanya dipisahkan oleh Laut Tethys, dan proses pembentukan muka bumi masih terus berlangsung hingga terbentuk seperti saat ini.
  2. Adanya pergerakan lempeng tektonik dari dalam bumi menyebabkan retakan, patahan, dan lipatan pada lapisan litosfer. Lempeng tektonik yang bergerak saling mendekat akan bertumbukan sehingga membentuk kerutan atau lipatan berupa pegunungan dan lembah. Apabila terjadi pergeseran lempeng tektonik akan mendorong magma yang terdapat di dalam perut bumi bergerak naik ke permukaan bumi. Magma merupakan massa pijar yang sangat panas yang membentuk batuan gunung berapi.
  3. Pergeseran lempeng tektonik yang terdapat di bawah permukaan laut akan mengakibatkan terjadinya gempa laut. Gempa laut dapat menimbulkan ombak-ombak yang besar dan hebat. Gelombang laut yang disebabkan oleh gempa laut disebut gelombang tsunami. Tsunami sangat berbahaya, terutama bagi daerah-daerah pesisir, karena tinggi gelombangnya bisa mencapai lebih dari 20 m, apabila tiba di daerah pesisir. Gelombang tsunami dapat merambat di laut dengan kecepatan sekitar 800 km/jam.
  4. Karena palung laut merupakan daerah hasil penujaman dua lempeng tektonik yang bergerak saling bertumbukan. Pergerakan dua lempeng tersebut akan menyebabkan salah satu lempeng menujam di bawah lempeng lainnya, sehingga membentuk lembah yang curam dan dalam pada dasar laut (palung laut).
  5. Indonesia merupakan daerah rawan gempa yang dipengaruhi oleh tiga buah lempeng yang saling bertumbukan. Ketiga lempeng tersebut, antara lain Lempeng Eurasia, Lempeng IndoAustralia, dan Lempeng Pasifik. Akibatnya, aktivitas tektonisme sangat tinggi terjadi di Indonesia. Selain itu, Kepulauan Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan lipatan muda, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Kepulauan Indonesia seringkali disebut busur kepulauan gunung api. Akibatnya, wilayah Indonesia yang dilalui kedua sirkum pegunungan tersebut berada di jalur rawan gempa dan memiliki banyak gunung api. Wilayah tersebut antara lain Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan bagian utara Papua.

III.             Soal Terapan
  1. Karena wilayah Kepulauan Indonesia merupakan daerah rawan gempa yang dipengaruhi oleh tiga buah lempeng tektonik dan dilalui oleh dua jalur pegunungan lipatan muda. Pergerakan lempeng tektonik yang senantiasa mengalami pergeseran sebagai akibat aktivitas tektonisme yang sangat tinggi menyebabkan Indonesia sering mengalami gempa dan aktivitas gunung berapi.
  2. Langkah pertama yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi apabila berada di dalam rumah adalah sesegera mungkin keluar dari rumah dan menyelamatkan keluarga yang juga berada di dalam rumah, kemudian berlindung di tempat yang aman dari reruntuhan bangunan dan pepohonan, misalnya di lapangan terbuka.
  3. Bahan tambang di Indonesia banyak terdapat di sisi Pulau Sumatera bagian barat, Pulau Jawa bagian selatan, Pulau Sulawesi, dan di bagian tengah Papua.

IV.             Skala Sikap
Rubrik Penilaian Skala Sikap
Indikator
Nilai kualitatif
Nilai kuantitatif
Deskripsi (Alasan)
Pengetahuan tentang fenomena geosfer




Pemahaman tentang materi




Kemampuan melakukan analisis atas pernyataan/kutipan tersebut




Sikap terhadap pernyataan/kutipan tersebut




Alasan terhadap sikap atas pernyataan/kutipan tersebut




Kemampuan penggunaan bahasa yang baik dalam analisis




Nilai rata-rata




Komentar


Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif
Nilai kuantitatif
Memuaskan
4
> 80
Baik
3
68 - 79
Cukup
2
56 - 67
Kurang
1
< 55



…………., ………………….
Guru Mata Pelajaran Geografi




                                                                                   
NIP.
...…………………….

No comments: